Depok – SMK NASIONAL menjadi tuan rumah diajang LKS Program Keahlian Teknik Otomotif Tingkat Kota Depok Tahun 2011 yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kota Depok. (FOTO:mustakim/gdsnews)

     Persiapan pun telah dilakukan oleh panitia dari SMK NASIONAL, “Kami sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik, harapan kami sebagai tuan rumah adalah agar pada saat LKS berlangsung tidak ada kendala apapun baik dari segi teknis maupun alat-alat yang telah kami siapkan”, kata Erwin Lastianto selaku panitia LKS dari SMK NASIONAL. Sabtu (22/10)

      LKS Tingkat Kota Depok ini diikuti 4 (empat) SMK yaitu, SMK NASIONAL, SMK KESUMA BANGSA, SMK GANESHA SATRIA, dan SMK BUDI UTOMO.

       Untuk Program Keahlian ini SMK NASIONAL telah menorehkan Tinta Emas dalam sejarah perjalanan panjang Otomotif SMK se-Indonesia, bahwa pada tahun 2009 silam SMK NASIONAL mendapat juara 1 (satu) pada ajang LKS Tingkat Nasional.

      Prestasi ini tentunya tidak mudah untuk didapat karena perlu kerja keras, semangat, dan skill yang baik dari setiap peserta, oleh karena itu penyeleksian merupakan bagian terpenting agar mendapatkan calon kandidat yang tangguh untuk mengikuti event-event seperti ini.

     Abdul Rahmat Maryadi dan Rendi Eka Putra yang sama-sama dari kelas XI TKR 2 ini turun sebagai perwakilan dari SMK NASIONAL, nama ke-dua kandidat ini muncul setelah melewati serangkaian tahap seleksi yang diikuti oleh seluruh siswa SMK NASIONAL khususnya Program Keahlian Teknik Otomotif yang sekarang menjadi Teknik Kendaraan Ringan (TKR).

      Kemampuan ke-dua kandidat dari SMK NASIONAL ini sudah tidak perlu diragukan lagi karena setiap materi yang diujikan dapat mereka kerjakan dengan baik. Tanpa adanya kendala yang berarti, Abdul Rahmat Maryadi dari SMK NASIONAL berhasil mendapat juara 1 (satu), dan rekannya Rendi Eka Putra mendapatkan juara 2 (dua) LKS Tingkat Kota Depok Tahun 2011.

         Kemenangan ini membawa SMK NASIONAL sebagai perwakilan Kota Depok maju pada putaran selanjutnya yaitu LKS Tingkat Provinsi Jawa Barat November mendatang. (rizki/gdsnews)